Hal ini Bisa Mendidik Balita Menjadi Cerdas

Hal ini Bisa Mendidik Balita Menjadi Cerdas

Faktor genetik memang merupakan hal terbesar yang bisa mempengaruhi kecerdasan orang tua yang diturunkan kepada bayinya, tetapi banyak juga faktor eksternal lainnya yang bisa mempengaruhi perkembangan otak bayi. Tentu saja semua orang tua di dunia ini menginginkan anak mereka itu cerdas, pandai dan tanggung jawab orang tua itu sangat penting untuk memberikan arahan serta pendidikan yang tepat kepada anak-anak mereka. Sebagai orang tua dalam memelihara dan memanfaatkan potensi penuh dari anak-anak kita sejak lahir itu merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tua.

Namun faktanya banyak juga anak mulai dari balita yang tidak mendapatkan bimbingan, arahan dan waktu yang cukup untuk perkembangan otak serta daya pikir mereka hanya karena alasan klasik yang sering kita dengar adalah terlalu sibuk dengan pekerjaan. Beberapa faktor yang menghambat perkembangan otak dan daya pikir adalah kurangnya pendamping, bimbingan dan arahan dari orang tua yang sering terlalu sibuk, terlalu lelah dan terlalu malas untuk menyediakan waktu yang diperlukan bagi perkembangan awal bayi.

Baca juga : Menikah Dulu atau Rumah Dulu?
Akibatnya, anak-anak sekarang harus menghabiskan banyak waktu disekolah dibandingkan dengan anak-anak satu atau dua generasi yang lalu. Mereka menggunakan lebih sedikit imajinasi dan lebih banyak teknologi, yang telah terbukti dalam studi membuat orang kurang cerdas daripada mereka yang membaca buku. Padahal perkembangan otak anak atau bayi itu harus didapatkan semenjak dini untuk terus mengasah kemampuan dan kecerdasan mereka. Keluarga merupakan faktor penting dan utama untuk mendapatkan hal itu semua. Berikut ini ada 8 cara untuk mendorong pengembangan pembelajaran awal untuk bayi:

Meningkatkan Kecerdasan Bayi


Visual

Visual

Bayi itu lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat. Mereka akan belajar memahami bagaimana semua berjalan dan terjadi dari apa yang mereka lihat. Biasakan untuk mengajak bayi kamu itu keluar dari lingkungan rumah. Lingkungan luar rumah di pagi hari dan ber-udara segar tentu saja sangat baik untuk kesehatan bayi secara umum. Lingkungan luar rumah juga cara tepat untuk mengajarkan sesuatu hal yang membantu membuat otaknya itu berkembang. Saat kamu membawa bayi untuk melihat lingkungan luar rumah seperti hal-nya taman bermain, taman, atau tempat tempat menarik lainnya, kamu bisa mengajak mereka bicara tentang bunga, burung dan mobil serta mengucapkan kata-kata dari benda-benda tersebut, maka bayi kamu itu akan belajar hal-hal ini, serta menjadi lebih waspada dan sadar akan lingkungannya.

Melatih interaksi

Melatih interaksi

Interaksi seorang bayi yang dilatih semenjak dini itu tidak hanya akan berpengaruh terhadap daya pikirnya yang berkembang, tetapi bisa juga melatih kepercayaan diri. Banyak penelitian menyebutkan bahwa bayi yang sering melihat, mendengar dan berinteraksi dengan orang tua, saudara atau orang-orang disekitarnya pada umumnya saat ia besar nanti akan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak sering berinteraksi saat masih bayi.

Bawa bayi ke mana-mana. Dia bisa bertemu orang-orang, melihat dunia dan menonton orang lain bukan hanya menatap ruangan sendiri setiap hari. Pengalaman ini bisa sangat merangsang mental baginya dan orang-orang akan membantu dia mengembangkan sosialnya. Lakukan hal-hal dengan bayi yang biasanya kamu lakukan. Biarkan dia melihat kamu menyikat gigi, sisir rambut dan berpakaian. Meskipun butuh waktu lebih lama bagi kamu untuk melakukan tugas-tugas sederhana, bayi itu akan belajar dan menonton semua yang kamu lakukan. Hal ini bisa membuat mengajarinya lebih mudah dan lebih cepat.

Baca juga : Cara Ini Bisa Membuat Hidup Tentram, Damai dan Bahagia
Biarkan orang lain menggendong bayi kamu. Selama orang tersebut baik, melakukan hal ini tentu saja akan membantu bayi kamu itu belajar tentang individualitas. Bayi tidak memiliki prasangka, penilaian atau kekhawatiran mengenai apakah seseorang gemuk atau kurus, baik atau tidak. Biarkan orang memegang bayimu dan dia akan belajar tentang karakteristik manusia.

Keluarga merupakan contoh bagi bayi

Keluarga merupakan contoh bagi bayi

Perlu diketahui juga bahwa bayi dan anak-anak itu berprilaku meniru apa yang mereka lihat. Sehingga sangat penting untuk memberikan bimbingan, pengetahuan dan arahan yang baik kepada bayi. Hindari juga sering menonton TV tanpa dampingan orang tua karena mereka belum bisa memfilter apa yang dilihatnya baik ataupun tidak. Kamu bisa memberikan mereka tayangan yang menarik, edukatif, menghibur dan membantu pola pikir anak berkembang. menonton TV sebaiknya orang tua menemani sehingga kamu dapat memandu dan berinteraksi dengan bayimu dalam hal ini akan membantu minat bayi dalam belajar.

Bayi identik dengan keceriaan

Bayi identik dengan keceriaan

Bangun suasana yang selalu riang ceria karena pada saat-saat seperti ini (masih bayi) sangat mudah bagi anak menanamkan hal-hal baik karena otaknya baru berkembang. Dengarkan musik, bernyanyi dan menari dengan bayi. Bayi itu sangat senang dengan musik atau bunyi-bunyian, tempo upbeat dan gaya energik bisa membuat suasana hati bayi kamu itu menjadi senang, serta merangsang pikirannya. Suasana yang selalu riang ceria sangat membantu melatih otak dan daya pikir bayi untuk bisa berkembang.

Baca juga : Dengan Cara Ini Bisa Membuat Hubungan Pernikahan Langgeng
Bahkan jika kamu sebagai orang tua yang sedang sedih atau bermasalah jangan perlihatkan raut muka sedih dihadapan bayi kamu, karena bayi itu bisa menangkap energimu. Kalau kamu berada dalam suasana hati yang buruk, sedih, kesal atau marah, bayi juga akan menjadi tertekan. Selalu tersenyum dan membuat bayi kamu itu merasa baik. Suasana penuh keceriaan, kegembiraan dan bahagia membuat bayi lebih cerdas.

Dukung kecerdasannya dengan permainan

Dukung kecerdasannya dengan permainan

Setiap bayi mencintai mainan, karena saat masih bayi mainan adalah dunia mereka. Namun kamu sebagai orang tua yang mengharapkan anak cerdas tentu saja harus bijak dalam memberikan mainan yang tidak hanya menarik tetapi juga edukatif bagi perkembangan otak bayi. Pilihlah mainan yang merangsang pikiran mereka. Kamu juga bisa bermain dengan bayimu dengan membuat terowongan untuk merangkak dan keluar dari selimut, bermain cilukba, bermain walker dan ide-ide lain yang kamu bisa buat sendiri, hal semacam ini akan merangsang imajinasi bayi.

Memperkenalkan lebih banyak kata, bahasa

Memperkenalkan lebih banyak kata, bahasa

Mungkin kamu sebagai orang tua tentu saja akan berpikir bahwa mengenalkan banyak kata dan bahasa kepada anak tentu membingungkan. Padahal tidak, pada masa ini otak bayi kamu itu sedang berkembang dan ibarat kartu memori, memori ini masih kosong. Dengan mengajarkan banyak kata, bahasa, perkataan dan ilmu pengetahuan justru ini waktu yang tepat bagi mereka untuk menyerap lebih banyak informasi.

Kamu sebagai orang tua tentu saja bertanggung jawab penuh tentang pengarahan, bimbingan dan pendidikan bagi bayimu. Lakukanlah hal-hal yang diperlukan untuk membantu meningkatkan pola pikir dan daya perkembangan otak bayi kamu, karena saat balita merupakan masa-masa emas pendidikan bagi anakmu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Hal ini Bisa Mendidik Balita Menjadi Cerdas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel