Cara Mencuci Motor Injeksi yang Benar

Cara Mencucui Motor Injeksi yang Benar

Perawatan untuk mencuci motor itu sudah menjadi hal yang wajib bagi pemiliknya ketika melihat kondisi motornya sudah dalam keadaan kotor karena habis terkena air atau kotor karena debu. Nah, ternyata dalam hal mencuci motor itu tidak boleh asal-asalan saja apalagi kalau mencuci motor injeksi, karena ada beberapa bagian komponen penting pada motor injeksi yang tidak boleh asal-asalan untuk dicuci. Tiga bagian penting ini bisa dikatakan nyawanya bagi motor injeksi.

Ketiga perangkat yang wajib dilindungi itu saat mencuci motor berteknologi injeksi, yaitu ECM, throttle body, dan soket. Berikut ketiga penjelasan komponennya:

Baca juga : Rilis di GIIAS, Honda X-ADV 150 dan Penampakannya!

1. Engine Control Module (ECM)

Komponen ini merupakan pusat kontrolnya pada sepeda motor yang berteknologi injeksi. Komponen elektronik ini tugasnya untuk membaca kondisi mesin serta mengatur pengapian di ruang pembakaran supaya sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu tujuan dalam penggunaan ECM itu untuk mencapai efisiensi pada bahan bakar tertinggi. Namun, ECM juga bisa digunakan untuk mendapatkan pembakaran yang maksimal, sehingga performa motor ini menjadi meningkat dengan mengubah setingan standarnya.

Komponen ini tidak mudah untuk diutak-atik. Pasalnya komponen ini bersifat sangat sensitif, bahkan semua agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor bisa membatalkan garansi apabila ECM nya ini diketahui mengalami pengubahan.

2. Throttle Body (TB)

Merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur jumlah udara yang masuk ke ruang bakar. Throttle Body yang kotor bisa membuat tarikan mesin akan sedikit lebih berat, karena banyak dihinggapi oleh kotoran atau debu sehingga dapat mengganggu bacaan sensor dan hal lainnya.

Salah satu indikasi ketika Throttle Body itu perlu dibersihkan adalah ketika motor injeksi yang tidak langsam.

Lalu, bagaimana cara merawatnya?

"Merawatnya hanya cukup dengan cara membuka katup saluran udara idle pada lubang Air Screw yang masuk ke dalam mesin. Dikarenakan pada lubang tersebut sangat sering tertimbun debu dan kotoran. Hal itu pun hanya dilakukan kalau terjadi stasioner pada mesin yang tidak langsam".

3. Socket

Komponen perkabelan yang biasanya terletak pada bagian atas mesin atau area aki motor yang berfungsi dalam hal mensuplai kelistrikan, dimana kalau soket ini sering terkena air akan berakibat tidak berfungsinya kelistrikan pada motor injeksi. Kalau suplai listrik tidak berjalan normal, maka motor injeksi itu tidak akan bisa hidup atau mogok. Salah satu penyebab motor injeksi mogok itu adalah karena kemasukan air. Biasanya masuknya air karena tidak hati-hatinya dalam hal mencuci motor injeksi.

Ketiga bagian ini biasanya letaknya terpisah. Kalau throttle body dan soket itu biasanya terletak pada bagian atas mesin. Jadi untuk mencuci wilayah mesin perlu ekstra hati-hati, dengan cara menyemprot yang benar yaitu dari atas ke bawah, dan jangan sebaliknya.

Hal ini dilakukan supaya throttle body dan soket itu terhindar dari tekanan air secara terus menerus yang bisa menyebakan kerusakan. Sedangkan untuk ECM biasanya terletak pada bagian atas spatbor belakang.

Baca juga : Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas
Untuk mencuci spatbor belakang tidak perlu disemprot secara terus menerus. Cara yang paling baik itu yaitu dengan seka terlebih dulu menggunakan sikat dan lap, baru dibilas dengan menyemprotnya. Dengan cara ini ECM akan tetap aman dari percikan air.

Setelah mengetahui cara mencuci motor injeksi yang benar, diharapkan pemilik motor injeksi tidak mencuci secara asal-asalan lagi. Kalau kalian sering mencuci motor ke tukang cuci motor jangan lupa untuk berpesan supaya dalam hal mencuci motornya itu tidak asal-asalan. Semoga bermanfaat!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Cara Mencuci Motor Injeksi yang Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel