Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas

Advertisement

Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas

Eri Wanto
12 Juli 2019

Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas

Untuk membeli mobil bekas itu memang diperlukan ketelitian tinggi sebelum membelinya, mulai dari pengecekan dokumen ataupun kelengkapan surat-surat kendaraan, cek secara fisik kendaraan mulai dari eksterior dan interior mobilnya dll. Beda halnya kalau kamu membeli mobil baru maka untuk membeli mobil bekas atau seken ini kamu perlu sekali untuk jeli atau nantinya kamu akan menyesal dikemudian hari, apalagi untuk pemula bahkan yang sudah profesional dalam jual beli mobil aja masih bisa ketipu apalagi yang baru menggunakan mobil untuk keperluan pribadi.

Beli mobil bekas di Indonesia itu masih terbilang cukup tinggi daripada pembelian mobil baru. Pembelian mobil bekas ini tentunya memiliki sejumlah alasan mungkin karena alasan budget yang terbatas, keinginan untuk mendapatkan barang bagus tapi dengan harga murah, ingin punya mobil tapi masih punya tanggungan lain dll. Apapun alasan kamu untuk membeli mobil bekas pastikan membeli mobil bekas dengan jeli. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika kamu berniat untuk membeli mobil bekas atau seken.

Tips Wajib Kamu Tahu Sebelum Membeli Mobil Bekas


Cek dokumen kendaraan

Hal pertama yang harus kamu lakukan pastinya mengecek surat kelengkapan kendaraan. Kamu tidak mau kan membeli mobil yang super murah, kondisi bagus, mesin ok, hampir bisa dikatakan 90% dalam kondisi baik namun mobilnya bodong. Mobil baru aja banyak yang bodong apalagi mobil bekas. Periksa dulu STNK, BPKB, dan surat-surat kelengkapan lainnya. Kamu bisa fotokopi dokumen dan mengeceknya di Polda atau Polres terdekat.

Jangan tergiur dengan harga murah

Apapun itu setiap seseorang menawarkan produk dengan harga yang terlalu murah di pasaran atau tidak wajar pasti kualitas barangnya juga akan murahan sama halnya dalam membeli mobil bekas ini. Jangan sampai tergiur dengan harga-harga miring yang ditawarkan, boleh saja kamu tertarik dengan harga murah namun murah tentu saja memiliki batas wajar.

Belilah di showroom atau tempat terpercaya

Membeli barang ditempat atau showroom yang terpercaya, kamu setidaknya akan bisa mendapatkan jaminan, garansi atau setidaknya komplain yang bisa diajukan jika ternyata mobil yang kamu beli itu memiliki masalah dikemudian hari. Jangan membeli mobil bekas di sembarang tempat apalagi di tempat-tempat penjualan yang ilegal dan tidak resmi. Belilah di tempat penjualan yang memang sudah memiliki brand dan memang sudah bisa dipercaya.

Tempat yang sudah terpercaya akan selalu berusaha untuk menjaga nama baiknya sehingga mereka tidak ingin dikomplain oleh pembeli. Tempat yang bisa dipercaya juga biasanya berani memberikan jaminan, bahkan hingga 100% persen uang kembali jika mobil dibeli ternyata ada cacat. Mereka juga tidak akan sembarangan suplay mobil untuk dijual. Biasanya mereka suplay dari perusahaan-perusahaan produsen mobil yang sudah besar dan terpercaya.

Jangan tergesa-gesa membuat keputusan membeli

Kamu harus mengecek terlebih dahulu segala hal yang terkait dengan pembelian mobil bekas sebelum memutuskan untuk membeli. Jangan terburu-buru untuk membeli hanya karena melihat tampilan luar yang bagus. Padahal yang terlihat bagus bisa jadi cuma tampilan luarnya saja.

Cek kondisi bodi dan mesin

Cek kondisi bodi dan mesin dengan teliti, untuk pengecekan tentu kamu belum begitu teliti. Tipsnya adalah ajak teman kamu, anggota keluarga atau mengajak rekan kerja kamu yang benar-benar paham dengan kondisi mobil bekas (akan lebih bagus lagi kalau mereka memiliki background dibidang teknik permesinan) dan ajak mereka untuk mengecek kondisi mobil bekas yang ingin kamu beli. Beberapa hal yang harus diperiksa ketika membeli mobil bekas adalah:

Bagian bawah mobil

Melihat bagian bawah mobil bisa membantu kamu menentukan kondisi mobil. Bagian bawah mobil biasanya berkarat, jika kamu menemukan tambalan, kamu perlu curiga bisa jadi itu untuk menutupi bekas kerusakan tertentu.

Karpet kaki

Alas kaki di dalam kabin mobil mungkin bisa dibersihkan dengan mudah, tapi ada baiknya kamu melihat bagian bawahnya, apakah lembap atau mungkin basah? Hal itu perlu dilakukan karena biasanya alas/karpet mobil yang basah dapat menyebabkan lubang pada bodi mobil. Jika hal tersebut terjadi maka akan fatal nantinya. Cek juga bagian bawah karpet lain seperti di bagasi.

Pedal kaki

Jika kamu rasa kilometer bisa diakali dan sudah sering dilakukan coba lihat bagian pedal. Kalau karetnya sudah sangat aus, kecurigaan kamu mungkin bisa jadi benar. Tanda pemakaian pada kursi dan juga stir mobil biasanya dengan seiring umur pemakaian mobil.

Bagian Mesin

Jangan tertipu dengan tampilan mesin yang mengkilap. Pencucian mesin biasanya untuk menutupi kebocoran pada mesin. Namun, pada cipratan air dan oli bisa menunjukkan bahwa mesin bekerja tidak sempurna. Setelah melakukan test drive, lihatlah lagi pada bagian sil-sil karetnya. Selain itu, kerusakan atau goresan pada mur sambungan menjadi tanda kalau mesin itu pernah adanya reparasi besar pada waktu yang lalu.

Mesin yang terdengar baik itu adalah mesin yang masih terdengar halus dan tidak kasar. Mobil yang masih bagus memiliki ciri mudahnya untuk di-starter. Setelah menyalakan mesin cobalah untuk melakukan tes drive. Cobalah untuk mengoper gigi, pastikan bahwa operan gigi ini berjalan dengan lancar. Rasakan benar kondisi mobil saat berjalan. Bila terasa berat, cenderung berbelok kearah kiri atau kanan, sebaiknya kamu berpikir dua kali untuk membelinya. Dalam tes drive ini cobalah untuk melewati jalan yang kurang rata untuk mengetes baik atau tidaknya kondisi kaki-kaki mobil. Untuk keseluruhan proses test drive ini sebaiknya kamu melakukannya bersama si penjual agar si penjual juga mengetahui kondisi mobilnya.

Eksterior Mobil

Lakukan saja pengecekan pada bagian yang paling pertama terlihat ini. Pada bagian eksterior mobil ini ada beberapa bagian mobil yang harus dicek dengan teliti adalah bagian bodinya. Perhatikan apakah ada goresan ataupun rusak pada bagian bodi mobil ini, bagaimana kondisi cat-nya, apakah masih mulus atau sudah kasar. Perhatikan juga pada bagian kaca, apakah ada bagian yang sudah retak atau pecah. Perhatikan pula bagian lampu, apakah ada yang pecah dan bisa menyala dengan baik, atau malah cahaya lampu tersebut sudah pudar tidak terang lagi atau bahkan malah sudah tidak menyala lagi perhatikan juga keadaan serat untuk keempat bannya, apakah masih oke atau sudah aus. Coba juga masuk ke bawah mobil untuk melihat apakah ada yang karatan atau keropos.

Aksesoris dan Interior

Setelah selesai mengamati pada bagian eksterior dan mesin, saatnya untuk mengamati bagian aksesoris dan interior mobilnya. Untuk beberapa komponen aksesoris serta interior mobil yang perlu kamu cermati itu antara lain pada bagian dashboard, setel AC, karpet, serta perhatikan kualitas jok dan langit-langit atapnya. Pastikan kamu coba menduduki joknya, tarik ke belakang, dan cek kualitas pada pelapisnya. Bagian kaca juga tidak boleh luput dari perhatian dengan mencoba menaik-turunkan kaca jendela mobil. Cek pula tombol wiper serta kondisi buka-tutup pintu mobil. Terakhir, cobalah juga untuk mengecek lampu sein, hazard, lampu depan, dan lampu rem. Radio atau fasilitas audio lainnya juga penting untuk kamu coba dengan cara menyalakan dan memutarnya.

Asuransi

Terakhir, perhatikan asuransi yang ada pada mobil tersebut. Kalau mobil bekas yang akan kamu beli masih mempunyai asuransi tentu ini akan sangat lebih baik. Bagaimana dengan nama pemiliknya? Jangan khawatir asuransi bisa dipindah tangankan melalui proses balik nama pada perusahaan asuransi yang menjamin kendaraan yang mau dibeli. Jangan lupa juga untuk menyiapkan dokumen jual-beli yang komplit supaya proses balik nama asuransi ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Itulah beberapa tips penting yang bisa kamu perhatikan dan lakukan, ketika kamu mau membeli mobil bekas. Semoga informasi ini bermanfaat, dan jangan lupa juga kalau ada penambahan tips lainnya menurut kamu atau ada hal yang ingin ditanyakan bisa kamu isi di kolom komentar yah...