Fakta Mengerikan Semut Charlie dan Cara Pengobatannya

Advertisement

Fakta Mengerikan Semut Charlie dan Cara Pengobatannya

Amalia Caroline
26 Juni 2019

Gambar Semut Charlie atau Tomcat

Saat ini pasti kamu sudah tidak asing lagi kan dengan photo serangga di atas, yah... Betul, itu adalah Semut Charlie alias Tomcat. Golongan serangga yang satu ini mungkin Sering dianggap tidak berbahaya, karena serangga ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dan hidup direrumputan. Ternyata banyak fakta yang mengejutkan dari serangga yang satu ini, Charlie atau Tomcat merupakan golongan serangga yang cukup  berbahaya, Karena Charlie atau Tomcat ini memiliki cairan yang bisa mengakibatkan penyakit kulit cukup parah bagi manusia.

Kali ini CARITAU? akan coba berbagi informasi mengenai fakta tentang Serangga yang satu ini (Charlie alias Tomcat), mulai dari cara pencegahan dan pengobatannya, Yuk... kita simak penjelasan maupun ulasannya di bawah ini:

Penjelasan Singkat Tentang Semut Charlie atau Tomcat


  • Semut Charlie atau Serangga Tomcat merupakan nama ilmiah dari (Paederus littoralis), yang biasa disebut juga sebagai Kumbang Rove (Rove Beetle) atau dengan nama lain daerah Semut Kayap atau Charlie kalau di Indonesia, ini adalah kelompok utama dari hewan beruas (Arthropoda) yang masuk kedalam keluarga besar Kumbang (Staphylinidae), terutama bisa dibedakan oleh panjang-pendeknya penutup pada pelindung sayapnya ("sayap berlapis").

  • Sudah lebih dari 46.000 spesies dalam ribuan generasi, kelompok ini adalah keluarga kedua terbesar kumbang setelah Curculionidae (Kumbang yang sebenarnya). Serangga yang satu ini termasuk kepada kelompok serangga kuno, dengan fosil serangga charlie atau tomcat ini diketahui dari Jamannya Triassic atau permusnahan makhluk hidup di Bumi ini sekitar 200 juta tahun yang lalu.

Semut Charlie atau Tomcat


Pemerian


  • Charlie atau Tomcat itu tidak menggigit ataupun menyengat. Charlie atau Tomcat itu akan mengeluarkan berupa cairan yang secara otomatis bila bersentuhan atau tersentuh dengan kulit manusia secara langsung.

  • Bahayanya, Charlie atau Tomcat ini bisa mengeluarkan cairan racunnya pada benda-benda seperti baju, handuk, ataupun benda-benda lainnya.

  • Pada kelompok jenis serangga tertentu, terdapat juga cairan yang diduga bisa 12 kali lebih kuat dari bisa ular kobra.

  • Cairan hemolimf atau toksin ini biasa disebut sebagai 'Aederin'.

  • Jika sudah terkena dermatitis, segeralah bersihkan seprei, sapu tangan, handuk, atau pakaian maupun benda-benda yang bisa disinyalir terkena racun charlie atau tomcat ini.

  • Bila bersentuhan langsung dengan serangga ini saat berbaring ataupun sedang tidur, dengan membunuhnya pada badan atau menggosok dengan jari yang kotor akan menyebabkan konjungtivitas dan penyakit kulit yang parah yang dikenal sebagai 'Dermatitis linearis'.

  • Kalau kamu melihat Charlie atau Tomcat ini hinggap ditangan, jangan dipencet ataupun dibunuh seperti mematikan nyamuk atau serangga kecil lainnya. Sebaiknya Charlie atau Tomcat ini ditiup saja hingga pergi, atau diambil dengan hati-hati bisa menggunakan alat atau tangan yang ditutupi plastik dan dibuang ke tempat yang aman.

  • Setelah itu segeralah cuci tangan dengan sabun dan bilas hingga bersih. Kalau bisa semprot saja serangga itu dengan racun serangga tanpa harus menyentuhnya secara langsung.

  • Serangga ini merupakan sahabat petani karena merupakan predator alami bagi wereng, salah satu hama yang menjadi musuh utama para petani.

  • Charlie atau Tomcat ini merupakan kelompok serangga pertanian, akan tetapi dalam 3 sampai 4 tahun terakhir ini banyak pelaporan adanya gangguan kesehatan pada manusia yang disebabkan oleh serangga ini.

Pencegahan

Tutup jendela dan matikan lampu jika tidak digunakan karena Charlie atau Tomcat sangat menyukai tempat-tempat yang terang. Jangan memakai pakaian yang terbuka untuk menghindari bersentuhan langsung dengan Charlie atau Tomcat. Sebaiknya jendela diberi kasa nyamuk supaya Charlie atau Tomcat ini tidak bisa masuk. Namun Hati-hati jika memiliki anak kecil yang suka bermain di dekat tanaman dan singkirkan dari rumah apabila tanaman tersebut dalam kondisi tidak terawat, karena dapat berpotensi menjadi sarang Charlie atau Tomcat.

Pengobatan

Kalau, kulit kamu terkena cairan racun Serangga Charlie atau Tomcat ini segeralah untuk mencuci bagian kulit yang terkena cairan racun tersebut cukup dengan menggunakan sabun saja, jangan diberi odol, minyak kayu putih, balsem, minyak tawon ataupun bedak tabur karena hal ini hanya akan memperparah kondisinya.

  • Kulit manusia yang terkena toksin Charlie atau Tomcat ini akan berwarna merah meradang mirip seperti herpes tetapi tidak sama. Pengobatannya pun hanya menggunakan salep dan antibiotik. Biasanya hydrocortisone 1% atau salep betametasone dan antibiotik neomycin sulfat 3x sehari atau salep Acyclovir 5%.

  • Peradangan ini juga dapat diredakan dengan cara mengkompres bagian kulit yang terkena cairan racun dengan air dingin.

Gigitan Charlie atau Tomcat
Perkembangan luka gigitan Charlie atau Tomcat. FYI, kalau terkena gigitan tomcat, penanganan pertama, bersihkan luka, kemudian olesi minyak goreng+garam supaya luka tidak menyebar kemudian dikasih salep hydrocortisone, detol cair untuk merendam baju dan untuk mandi.


Kesukaan Charlie atau Tomcat:

Tertarik pada cahaya lampu waktu malam hari.

Cara-Cara untuk mencegah Charlie atau Tomcat untuk mendekati kita:


  • Kumbang atau serangga yang satu ini sangat tertarik pada cahaya diwaktu malam hari, tutup pintu atau jendela rumah dan kurangkan penggunaan lampu semasa epidemik kumbang tersebut.

  • Gunakan jaringan nyamuk yang halus, semburan aerosol serangga, perangkap berpelekat dan sebagainya.

  • Jangan duduk berhampiran dengan cahaya atau lampu, dan jangan memukul kumbang tersebut yang terdapat pada badan, cuma hembus atau tiup saja untuk menghindarinya.

  • Kalau tersentuh dengan serangga atau kumbang ini, basuh segera pada area yang bersentuhan dengan sabun dan air. Kalau masih ada rasa gatal, langsung mandi supaya terbilas bersih. Kalau mengalami peradangan pada kulit segeralah konsultasikan ke dokter.